Powered by Blogger.
RSS

TINGGI RENDAHNYA KEHIDUPAN…

Panas, gerah tak beraturan memang, semua orang sibuk dengan dirinya masing-masing. Kota yang sangat banyak orang ingin mengunjunginya, walaupun mungkin tak ada hal istimewa yang ada pada dirinya, ditengah tingginya gedung-gedung menjulang, dapat kusaksikan sendiri dengan mata kepala ku, bahwa jauh masih banyak orang-orang membuat gubuk sebagai tempat bernaung untuk diri dan keluarganya, ya bisa dikatakan sebagai perkampungan kumuh masih banyak kulihat ditengah perumahan elite. Tak bisa disalahkan tata kota pemerintah, atau mungkin memang bisa disalahkan pemerinah setempat, tak tahulah siapa yang harus disalahkan, karena memang tak waktunya saling menyalahkan, tapi waktu untuk mencari solusinya.
**
Pesawat landing pukul 11 kurang 5 menit…baru saja sampai di bandara soekarno hatta dinanti oleh kucuran nikmat Tuhan yang lur biasa yakni hujan desas membasahi cengkareng dan sekitarnya. Tak ada yang harus dikeluhkan, wong itu adalah nikmat Allah.
**
Masih sunyi sebelum subuh…kira2 jam 3 pagi, tahajud dulu..habis tahajud sholat subuh ke musalla..bikin tugas…eh tertidur beberapa menit, jam6…siap-siap…bismillah…
**
Habis dhuha…nikmatnya…tp gak tau mau kemana coz gak tau daerah n jlnnya kemana, star nanti sore habis asar baru ke bintaro, terus k bekasi,ya allah ridhoi setiap waktu n perjalanan hamba…smg mendapatkn berkah…amin…(kisi-kisi perjalanan deka kecil)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BOLA BUNDAR YANG BERLARI…

Ayo..ayo..teriak anak-anak sore menjelang magrib..angin masih kencang..seiring mengibas-ngibaskan setiap yang disambarnya..sejuk memang, sampai-sampai jilbab ku ikut meliuk-meliuk terkena angin sore ini…
**
Sore di lapangan tengah kota ini memang selalu penuh oleh anak-anak bermain, mulai dari yang hanya lari-lari kecil sampai dengan aktivitas berat seperti karate dan silat, pada intinya sejenis olah raga lah…
**
Capek..capek arak ka siko ( cepat-cepat bawa lari kesini ) teriak setiap anak yang memang menginginkan bola bundar itu segera menempel di kaki mereka, maklumlah masih demam piala dunia klo kata berita media berkelas..
**
Ayo..arak baliak bolanya( ayo bawa lagi bolanya )…ku tersenyum melihat tingkah pola mereka, dengan semangat mengeluarkan semua energi yang ada..
**
Gool..seketika lamunan ku buyar saat dendang merdeka teriakkan kata semangat..kita pasti bisa..
**
Perlahan-lahan mobil yang kutumpangi membawaku jauh dari lapangan penuh sesak anak-anak bermain dan bercanda..sampai terdengar suara azan dari kejauhan, tepatnya azan maghrib..semua penjuru bumi laksana tertunduk..setenguk dua teguk air kelapa muda dingin, nikmat, menentramkan..bismillah..buka puasa bersama kakak tercinta..
**
( Sya’ban 1431 )..Allahumma baariklanaa rajaba wa sya’ban wa ballighnaa fii ramadhan..amin..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Elegi Daerah Tiga Dimensi


Putaran waktu telah mengantarkan jutaan manusia pada tempat dan posisi yang berbeda. Menarik satu garis lurus dari satu tempat sekitar 90 derajat menuju tempat satu dan ditarik 45 derajat berikutnya kemudian kembali lagi 45 derajat kembali keposisi semula.Ya..tergambar segitiga siku-siku dengan posisi tegak. Dimensi daerah terus menapaki bumi yang terus berputar yang diikuti oleh perputaran satelit mengelilinya. Aku akan terus berjalan sampai tujuan itu tercapai. Tiga dimensi daerah yang berbeda, banyak suasana dan variasi yang berbeda.

Belajar dari variasi daerah tiga dimensi yang sering kulalui dengan sebuah niat tulus hanya mengharap ridho sang pemilik kerajaan langit dan bumi, membuktikan pada diriku bahwa akan muncul kebahagian selalu dan diakhir insyaallah. Berjalan dan akan terus berjalan bahkan berlari sampai tujuan. Satu sisi segitiga berada pada kota kelahirannku. Daerah nan elok kata orang, ”ikannyo jinak, aianyo janiah” bak kato pepatah minang. Keluar dari batas waktu sejarah, kotaku sekarang penuh warna,keramaian dimana-mana, penuh inspirasi memang bagi diri ini yang suka hal-hal aneh yang penuh tantangan dan inspirasi, baik dari keelokan daerah dan orang-orangnya terutama dari ramah tamah orang minang, terlepas sebagai manusia yang masih butuh bimbingan, termasuk daerah ku butuh imajinasi, walaupun masih ada segunung ketenangan untuk dapat dekat dengan Allahurabbi..tenang, indah, sejuk, kala azan menggema dimana-mana, meneriakkan kebesaran dan kekuasaan Allah, mampu meneteskan air mata bukti cinta pada sang Khalik. (Payakumbuh-Batusangkar-Bukittinggi)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inspirasi Alam...



Banyak orang terlahir sebagai orang yang biasa-biasa saja, namun sangat banyak orang yang lahir luar biasa,luar biasa dalam padanan kata yang mungkin kurang tepat,namun memang banyak orang yang dilahirkan oleh orang tuanya yang penuh inspirasi untuk orang lain. Dalam konteks kemajuan ilmu pengetahuan dan ruhiyah seorang ibu misalnya, tak banyak yang bisa membentuk anaknya mulai dari dalam rahim,tetapi bisa jadi inspirasi untuk orang lain. Saya berkata dari inspirasi yang ditemukan dari banyak sisi kehidupan, memang kita lahir dan terlahir dalam proses penghambaan pada sang khalik, satu sisi kita dituntut untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri, namun disisi lain kita dituntut untuk jadi tonggak landasan untuk orang lain. Sejauh kaki kita berdiri, tak bisa hanya mengandalkan kaki yang dua ini saja,”kira-kira begitu cakap orang melayu”kita butuh inspirasi dari orang lain, banyak inspirasi yang berserakan di masa ini..inspirasi tanpa batas kata sahabat saya, namun saya memang harus terus berlari bahkan mendaki, walaupun terseok, yang pasti jelas tujuannya..Kembali terinspirasi dan terus mengisnpirasi, itulah yang akan dan terus saya lakukan, ispirasi alam, ispirasi manusia sebagai perwujudan dedikasi penghambaan pada Sang Pencipta.
Berlari menuju pusaran waktu yang tak kan pernah mundur, ia akan terus maju secepat aliran peredaran darah setiap makhluk bernyawa, belajar dari keteduhan sesosok manusia tangguh yang penuh inspirasi, sisi lain dari banyak kehidupan yang saya lalui, banyak ilmu yang bisa saya ambil, banyak kisah yang bisa menjadikan saya terus berlari mengejar kesuksesan, banyak sekali kata-kata bijak yang saya temui, walau kaki saya kadang tak/dan terasa berat melangkah, namun langkah yang penuh oleh inspirasi jutaan manusia dan alam.
Inspirasi pada alam kan terus menghiasi hidup dan tak kan pernah lari dari hidup saya, menyatu dengan alam, yang terus menambah motivasi perjuangan dalam hidup saya, saya belajar dari alam yang menjulang tinggi bahkan belajar dari jalan yang lurus, berbelok panjang tanpa ujung, saya belajar dari kokohnya bongkahan tanah yang menghembuskan batukan asapnya berkali-kali, bahkan kaki tak sanggup melangkak, badan tak kuasa menahan, namun kokok alamMu di ujung mata terus menyuplai inpirasi untuk kaki yang terus melangkah tertatih. Manusia Alam,,,ya manusia alam yang cinta dan akan terus cinta pada alam kokoh yang terus memberi inspirasi. Kaki kecil tak berdaya, alam besar yang tak pernah angkuh dengan kekokohannya, mengapa kita yang baru bisa sedikit akan angkuh dengan kebisaan serta kemampuan kita?, saya terus menancap tinggi dan terus tinggi, sampai suatu tujuan itu tercapai. Saya berlari dan temukan sesumber air pegunugan dingin dan terus mengalir, saya berlari dan akan terus berlari, engahan nafas seperti irama musik bagi diri saya, namun alamMu jauh lebih mengispirasi dari engahan nafas saya sendiri.
Terkobar semangat, saat susah dan letihnya kaki dan hati berjalan, tapi saya akan terus melangkah dengan inpirasi alam terbesar dalam jiwa dan sanubari saya. Alam dan saya tak akan pernah bisa dipisahkan, kokoh, tinggi, jalan yang susah tak kan pernah bisa mengalahkan perjalanan saya, tekad dan semangat, belajar dari kekokohan dan kekuatan alam, belajar mencintai Rabb dengan AlamNya yang indah memang.
Saya belajar dari inspirasi, saya belajar dari kelelahan saya, tak ada yang tak mungin dengan tekad yang kuat. Saya belajar dari kelemahan saya, saya belajar dari ketidakampuan saya yang sebenarnya bisa untuk mampu dengan segala inspirasi yang ada. Perjalanan panjang penuh inspirasi yang luar biasa…
Saya terlahir dari sebuah perjalan inspirasi…satu sore yang berkabut, hujan pun sedikit memberikan keteduhan setelah sekian panjang perjalanan waktu dari pagi mengasah otak dan pikiran sembari mengeluarkan isinya ke dalam secarik kertas yang telah disediakan panitia.Satu soal dijawab satu persatu.yup..bisa...begitu seterus tanpa batas. Maju menuju jalan dan sedikit berlari kecil mencari angkot jurusan yang ada, hanya sendiri dengan berbekalan sekenanya, pesan jaket dan perlengkapan lainnya. Saudaraku, satu, dua, ya kira-kira cukuplah untuk satu sampai tiga orang. Malam sudah mulai muncul, terdengan jelas azan maghrib dari banyak mesjid d minang, bukan daerah minang namanya kalau tidak ada azanya.penghambaan saya pada sang pencipta. Mobil ukuran kecil, duduk paling belakang,dengan limit waktu perjalan kira-kira 45 menit sampai tujuan awal.
Malam mulai menjalar, sulit bisa dikatakan kecintaan saya pada alam, dengan dua orang saudara kandung, kami berjalan terus sebatas kaki melangkah, kesamaan hobi dengan dua orang saudara saya, akan terus berjalan, menapaki satu persatu jalan kecil dan sedikit kegelapan..sampai tujuan yang sama..

Ispirasi alam, yang terus menuntut kecintaan pada Sang Khalik..Malam, dingin, gelap, bintang, senter dan sedikit perbekalan makanan. Tertatih memang kami melangkah, namun tekad tiga bersaudara terus-terus dan akan terus melangkah. Sampai seperempat perjalanan telah menunjukkan tengah malam,ya..baru seperempat perjalanan. Belum lagi tigaperempat berikutnya.
Terus dan akan terus berjalan..sampai tujuan..tiga bersaudara...
Semakin menunduk akan kebesaran sang pencipta, semakin terinspirasi dengan alam ciptaanMu.Luar biasa indahnya ciptaanMu..hijau,teduh..air yang tenang..lembah di puncak yang tinggi..
(terinspirasi dari pendakian gunung singgalang:Batusangkar)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

USIA SENJA YG BERARTI…


Kencang nian bunyi mesin bus yang membawaku pergi..bau asap penuh sesak…tak enak lah rasanya…kembali ku teringat kejadian beberapa saat tadi dan bahkan sangat sering ku temui dikesehariannku..
**
Bara iko ciek nek (berapa ini satu nek)?ku bertanya pada pemilik kedai yang tepat berada di depan bangunan kokoh penuh rasa cinta pada sang penciptaNya...mesjid..Sang nenek menjawab: ” anam saribu ( enam buah seribu )..itulah awal pembuka ku berkenalan dengan sepasang usia senja..aku tak sempat menayakan siapa nama...yang kutanyakan hanyalah tempat tinggal nenek dimana?lalu iya menjawab: bodi nak...lai ndak jauh dari siko nek? ( apa gak jauh dari sini nek ) tanya ku lagi.
**
Perawakan tinggi besar dengan senyum di wajah..baru pulang nak? pertanyaan itulah yang dilontarkan sang usia senja kepadaku...sembari membalas senyum yang sudah mulai tak bagus..karena memang usianya sudah sangat senja..kelahiran tahun 1934..77 tahun yang lalu beliau dilahirkan..Dengan basa-basi ku ambil permen 6 buah dari botol permen yang dijual di kedainya itu..kuberikan uang seribu rupiah..mokasih yo nek ( terima kasih ya nek )...sebelum ku mulai berjalan lagi, duduak lah dulu ( duduk dulu ), sambil tersenyum ku iyakan perintahnya, mumpung mobil yang ku tunggu belum juga datang...mmm..sambil nunggu..
**
Lai sehat jo nek? ( ada sehat nek? ), kembali ku lontarkan pertanyaan yang sama ketika kubertanya pada nenek-nenek atau kakek-kakek yang kutemui. yo mode iko nyo, kaki sakik, kalau sumbayang pakai kursi ( seperti inilah, kaki masih sakit, kalau sholat memakai kursi), lagi-lagi aku tersenyum sambil menikmati makanan yang ada. Ntah suka tertawa atau gimana, yang jelas ketika berhadapan dengan sosok usia senja aku sering tersenyum, inspiratif dan bangga pada mereka semua.
**
Tunggu subanta yo ( tunggu sebentar ya), sang nenek berkata kepada ku, nenek katanya mau sholat dulu, iya mo sholat ashar katanya, sembari bertanya aku sudah sholat, mengangguk tanda sudah, maklum jam kantor berakhir setelah ashar. Ku perhatikan nenek dengan inpiratif, jalan tertatih, tapi dengan langkah pasti, sambil meringis, mungkin terasa ngilu di kakinya, umur senja yang dilaluinya tak menghalanginya untuk bisa menunaikan amanah wajib dari Sang Pencipta. Aku terenyuh, jalan yang agak terjal bagi si nenek untuk mengambil air wudhu, di samping kedai yang ada sumber air kecil namun jernih, mata ku tak lepas dari pandangan senyum dan gerak sang nenek.
**
Sembari menunggu sang nenek sholat, ku asyik bercengkrama dengan kakek, tepatnya suami nenek tadi, dengan memperlihatkan giginya yang sudah mulai berkurang, tepatnya banyak yang kurang, ia berusaha tertawa kepada ku. dengan santai kusambut keinginnya untuk bercerita kepada ku. Tiba-tiba ia menunjuk sebuah motor keluaran terbaru yang di pakai oleh sesosok yang tak ku kenal sama sekali, karena ku memang hanya singgah di tempat itu..Banyak yang punyo itu kini ( banyak yang punya itu (motor) sekarang ). Yap..kutanggap pendapatnya...memang tuk..(panggilan untuk kakek di daerah minang), mandapek annyo murah, tingga piti 500 ribu lah dapek ( mendapatannya murah, hanya dengan uang 500 ribu sudah dapat)..mmm senyumnya kembali mengembang...sudah lelah tampaknya berbicara motor, tukar pembicaran dengan usia, umur yang sudah 77, memang sudah tua dibandingkan umur ku..he..maklum baru belajar untuk memaknai setiap proses..selisih 54 tahun dari usia ku..lebih setengah abad memang..inspiratif..itulah kira-kira yang bisa kutangkap dari pembicaraan panjang ku dengan sang usia senja sambil menuggu mobilku datang..
**
Umur yang sudah lebih dari jatah umur yang rata-rata diberikan, batua( betul) katanya..sudah lewat dari umur nabi ketika meninggal 63 tahun..plus umur untuk atuk..tawa sumbringah dan menerawang jauh dari tatapannya..ku tak tau juga apa yang sedang dipikirkannya, yang jelas ku telah banyak belajar dari pertemuan kira-kira 30 menit tersebut..
**
Belajar dari kakek tua renta yang buta di zaman rasulullah SAW, bertanya kepada rasul, apakah wajib bagiku untu sholat berjamaah, kemudian nabi bertanya: ”apakah mendengar azan” ya..dengan tertatih dan keadaan seperti itu dan medan yang lebih susah dari sekarang beliau tetap ke mesjid...belajar dari usia senja yang berarti...^_^

Batusangkar, Rajab 1431 H

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS