"Wahai orang-orang yang beriman!Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."(QS:Al-Baqarah:153)
Sabar dan sholat adalah kata kuncinya. Kita diajarkan untuk sabar dalam banyak sisi kehidupan kita. Kalau sholat sudah jelas pasti, tak adalah tawar menawarnya. Tiang agama kita, runtuhnya agama kita karena sholat kita sendiri. Sholat dengan khusyuk juga perlahan melatih kesabaran. Dan kita akan sama-sama melatih diri ini dalam sabar dan sholat.
Sabar yang terdiri dari lima huruf, tak semudah menjalankannya yang hanya lima huruf itu saja. Sehingga jelas bagi kita, untuk raih pertolongan Allah pegang saja sabar dan sholat..dengan senatiasa merasakan muraaqabatullah (pengawasan dari Allah Ta'ala)
Munculnya pertolongan Allah..
Patut ku acungkan jempol..

Terbata-bata namun terus menerus, hasil usaha kan berbanding lurus dengan usaha itu sendiri. Aku yang masih saja terus belajar mengeja setiap tindakan. Akan banyak contoh yang bisa ku ambil, sangat banyak sekali. Kali ini dari sepupu kecil ku..belum genap umurnya 8 tahun, tapi cukuplah bisa ku katakan masih kecil, karena kebiasaan yang masih seperti umur anak 5 tahun. Tak bisa disalahkan siapa-siapa, tapi memang dia dilahirkan untuk bisa jadi motivasi kesabaran untuk siapa saja..
Tapi keyakinan ku, dia bisa jadi sangat baik. Saat terbata-bata mengeja bacaan Iqra' di depannya..saat ini patut ku acungkan jempol untuk nya.Sembari tos untuk bukti bahwa kami bersahabat..sambil tersenyum dan tertawa, ia sangat bahagia..
Perbincangan...

Banyak kata, biasanya banyak salah, namun banyak kata untuk hal yang bermanfaat saya rasa tak apalah. Tapi tidak untuk hal yang merugikana.Ada pepatah yang mengatakan"diam itu emas"Jika berbicara akan banyak masalah jadinya, maka mari kita diam. Tapi tidak untuk kebaikan..yah sebuah kebaikan..
Perbincangan sore tadi tentang sebuah harapan kejayaan di masa depan. Banyak kasus dan masalah yang kita lihat di depan mata membuat kita tak mau pikir panjang, sudahlah hentikan saja atau tinggalkan saja. Namun jauh lebih hebat adalah ketika kita bisa selesaikan semuanya, alangkah mulianya. Yakinlah bahwa kita harus punya harapan..harapan kebaikan..
Perbincangan dengan seseorang yang baru di kenal, namun insyaallah saudara seiman..perbincangan bahwa hidup kita memang untuk umat, bahwa kita diletakkah disini ada sebuah skenario Allah, tak lebih. Tinggal bagaimana kita menjalani dengan sebaik-baiknya, karena apa yang kita pikir, yang kita buat ada laporannya pada sang Pencipta, tidak lah sekarang, besok di akhirat kelak. Sekarang tatap harapan dengan keyakinan semuanya akan baik-baik saja karena sekarang sudah jauh lebih ada peningkatan..
Perbincangan yang menumbuhkan keyakinan..semoga selalu bisa berkarya untuk sebuah manufer kebaikan, kebaikan dan kebaikan yang lebih banyak lagi..karena kita hanya diciptakan untuk beribadah pada sang Pencipta..
Yang ini untuk uniku...

Panjang pendek waktu terus berjalan, dalam sudut-sudut langkah kita..berjalan berlari bakhan bahagia dan tangis bersama. Kita dalam cinta ini..semoga selalu mengasihi. Engkau sebagai orang yang sangat berarti untuk kami adik-adik mu..dalam suka atau pun duka..sekarang dalam berkurangnya jatah usia mu..kami disini tetap setia dalam cinta kami untuk mu..
Semoga tercapai semua cinta dan cita mu dalam dekapan keluarga dan LindunganNya..aku dan kami selalu mendukungmu..kami keluarga yang selalu menjadi semangatmu..
Waktu itu, kita masih sama-sama berlari..mengejar mimpi..sama-sama berbagi untuk mencapai mimpi..yang kelak satu persatu mimpi itu tercapai..dan langkah-langkah kita untuk wujudkan mimpi-mimpi kita..
Kita dalam dekapan..keluarga tercinta..spesial untuk uniku tersayang..saat usia jatah usia berkurang..26 tahun..bukanlah waktu yang singkat..dan sekarang aku..tahu engkau sangat bahagia dengan penjaga hatimu..semoga selalu bahagia..dalam iman dan islam..amin..
Ada yang merah satu..

Itulah kata-kata yang muncul dari sepupuku ana, baru saja adik ku ini hubungi..langsung ku tersenyum..sebenarnya kangen dengar suaranya..dengan kulit putih yang kadangkala sering cengeng sama orang tuanya, tapi tidak kepada ku..beliau sangat baik dan sopan..tak pelak langsung ku tanya, gmna hasil rapornya..dengan santai ia jawab.."ada yang merah satu". Pencetak rekor rapor berbunga untuk kamus keluarga kami..tapi indah jua lah..klo hanya hitam saja tak baguslah..
Pengantar di atas hanya pengantar bagi ku untuk mengambil sedikit hikmah..bahwa hidup tak selama begitu-begitu saja, tapi hidup harus berwarna, dalam arti..kita pilah setiap keburukan untuk tidak diulangi lagi, minimal jadi renungan. Bahwa kegagalan itu mesti harus pernah kita alami untuk mencapai kesuksesan..
Hanya itu, sebongkah motivasi untuk setiap orang yang sering kita anggap anak-anak ternyata bisa memberi sedikit sentilan..ada yang merah satu.."kira-kira saya atau kita semua punya berapa ya..angka merah dalam kehidupan kita?






