Powered by Blogger.
RSS

Walimatul 'Ursy




“ Berharap Ridho Ilahi dua hati menyatu dalam ikatan suci untuk mengikuti sunnah Rasul..

Ya Alloh..jadikanlah kelak rumah tangga kami bagai sorga bagi kami , tempat dimana jiwa berlabuh, tempat berlabuh hati yang teduh, tempat dimana rindu berteduh..
Ya Alloh Penggenggam hati kami..teguhkanlah kami dalam menempuh perjalanan nanti, jadikanlah kami sebagai pasangan yang selalu taat kepada-Mu hingga apapun yang kami lakukan untuk meraih Ridho dari Mu..Ya Alloh..jadikanlah kelak raga dan jiwa kami terpaut selalu dengan Mu, yang mencintai ayat-ayat Mu, membentuk generasi qur’ani sehingga Sakinah, Mawaddah, Warrahmah..Amin..”


Banyak do’a yang terpanjat dari hamba-hamba yang mengharap kasih Mu, seperti do’a yang kali ini juga selalu terpanjat dari lidahku. Sembari bertengadah memuji Mu, berucap syukur yang tiada henti-hentinya, engkau pemilik segala kejadian. Tulisan ini sebagai ungkapan syukur yang tiada tara dari diri ini, sekaligus “ babagi bahagia” juga pengganti “ siriah di carano” yang tak bisa “tasilau, taimbau” untuk hadir pada “alek” kami Insyaallah:


KURNIATI, SH ( NIA)

Putri dari Bpk. Zulfahmi & ibu Verry Wellin

&

NICO PUTRA, A.Md (NIKO)

Putra dari Bpk. Zulnasri (Alm) & ibu Werni


Akad Nikah: Jum’at , 8 Januari 2016

Pukul : 14.00 WIB sampai selesai

Bertempat di : Mesjid Gadang Koto Nan Gadang

Walimatul ‘Ursy: Sabtu, 9 Januari 2016

Pukul : 11.00 WIB sampai selesai

Bertempat di: Kel. Balai Kaliki No. 29 Kec. Payakumbuh Utara, Sumatera Barat



“Sejarah terus mengukir, maka izinkan kami mengukir sejarah peradapan baru, izinkan kami menorehkan tinta kebahagian, pada lembar-lembar kertas kehidupan ini, izinkan kami berbagi cerita pada mu teman, besar harapan kami atas do’a dan kehadiran mu (Nia& Niko)”

Turut mengundang: Ninik mamak, urang Sumando, seluruh sanak family, bundo kanduang.
 




 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Syukur

Setiap yang disandarkan pada Alloh..senantiasa akan menjadi berkah..
Setiap yang diperbuat jika karena Alloh, senantiasa akan dikuatkan..
Setiap yang dijemput karena Alloh, maka akan senantiasa bahagia..
Setiap yang diharapkan hanya karena Alloh, maka akan menyenangkan..
Setiap langkah hanya karena Alloh, maka akan tegar dalam melewatinya..

Alloh..kuatkan langkah kaki kami menegakkan AgamaMu..
Kuatkan azzam kami untuk menegakkan DienMu..
Kokohkan tekad kami selalu..
Amin..

Kala syukur senantiasa harus mengiringi
Payakumbuh, 12 Nopember 2015

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bahwa hidup itu sementara, dan ia harus istimewa, harus berarti

Sudah lama tak singgah disini, ntah karena apa ketika mendengar banyak berita duka hari ini, ada sesuatu yang membuat saya singgah kesini..semoga Alloh perkuat ikatan iman dihati kita karena sejatinya hidup mati dan semuanya ada di tangan Nya. Berlari jauh sekalipun, bersembunyi ditempat gelap dan sempit sekalipun, malaikat akan tau dimanapun keberadaan kita, bahkan suatu yang terlintas dibenak kita pun tak pernah luput dari pandangaNya.

Allohuakbar..Subhanalloh..berkali-kali saya merenung bahwa tak kuasa menahat tangis, ketika saudara seiman kita di panggil oleh Nya..Tidak..tidak..saya tidak mengenalnya, hanya sekali pun bertemu, itupun sebagai seorang murid dengan guru, Ternyata untuk pertama dan yang terakhira kalinya. Subhanalloh..sekali itu, namun besar dampaknya bagi diri saya. Memotivasi untuk terus belajar dan mengajarkan Alqur'an, kelak disebut sebagai "Keluarga Alloh.." Mengajarkan Alqur'an dan memperbaiki bacaan alqur'an saya yang masih jauh dari sempurna..

Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Masih teringat jelas dalam ingatan saya, bagaimana ia dengan santunnya mendidik, huruf "ta" ketika saya melafaskannya masih keluar lidah, disanalah koreksi yang saya temukan bahwa huruf "ta" ketika melafashkannya, tidak keluar lidah. Itu hanya satu ilmu, maih banyak lagi. Setidaknya ilmu yang diberikannya tidak untuk dikenang, namun untuk di amalkan..insyaallah..
Kelak ketika kita punya mimpi besar, sahutan-sahutan alquran bergema dimana-mana. Setiap orang bersama dan membersaimai Alqur'an, tak ada kata malas, tak ada kata berhenti. Semoga dengan segenap ikhtiar dan kesungguhan kita, Alloh kabulkan dari lisan-lisan kita, dari rahim-rahim kita lahir insan-insan mulia pencetak para insan penghafal dan pengamal Alqu'an..Aamiin..
"Bahwa hidup itu sementara, dan ia harus istimewa, harus berarti"
Hanya do'a dan lantunan harapan yang bisa kami panjatkan, atas segala ilmu yang engkau berikan, kelak ketika sorga menanti mu, panggil kami, murid-murid masuk juga kesana..

Sabda Rasulullah saw,“Orang yang mahir dalam Al Qur’an bersama duta-duta mulia lagi suci. Dan siapa yang membaca Al Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim dan Ahmad) 

Sabda Rasulullah saw,“Orang yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan setara dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf akan tetapi alih satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi) 

Sabda Rasulullah saw,“Dikatakan kepada para pembawa al Qur’an : baca dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau telah mentartilkannya di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad)
"Berikut Kutipan dari (http://news.fimadani.com/read/2015/05/07/ustadz-muzammil-al-hafizh-meninggal-dunia/)"
Dunia dakwah Islam Indonesia kembali berduka. Ustadz Ahmad Muzammil Al Hafizh yang merupakan pegiat dakwah dan tahfizh Al Quran pagi ini, 7 Mei 2015, meninggal dunia.

Ustadz Ahmad Muzammil yang merupakan salah satu pendiri Lembaga Tahfizh Al Quran Al Hikmah, Bangka, Jakarta, meninggal tanpa didahului sakit apapun. Beliau meninggal pukul 5 pagi di kediamannya di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ustadz Fadlyl Usman Baharun, salah seorang sejawatnya mengisahkan, “Meninggal dengan sangat mudah, 2 kali bersin lalu tertidur dan sudah tidak bergerak.. Di usia beliau yang begitu muda telah mencetak banyak kader hafidz/ah… Kematian datang secara tiba-tiba dan tiada terduga.. Semoga ini bisa menjadikan ibroh untuk kita semua.”

Umar Al Faruq, salah seorang murid beliau menyatakan, “Ustadz tidak sakit dan tidak ada keluhan apa-apa. Subuh tadi ketika dibangunkan beliau sudah tidak ada. Allah sangat sayang dengan beliau. Allah menggunakan cara terbaik untuk orang terbaik.”
Jenazah akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al Quran Nurul Hikmah, Kampung Sawah, Ciputat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Next Trip's "PESTA"

Kita bisa saja berbuat sesuka kita, tapi masih ada yang di Atas sana menyaksikan dengan seksama setiap jenak langkah kita, setiap jenak nafas yang hela menghela, bahkan dengan setiap jenak detak jantung kita, dan Ia tak akan pernah tidur dengan segala apapun yang terlintas di benak kita masing-masing..Dia lah Alloh Zat yang Maha Memiliki


Pertualangan akan terus berlanjut, tapi sekali lagi ia harus punya arti, harus punya makna, harus punya manfaat, tidaklah misalnya untuk diri, semaksimalnya untuk masa depan bangsa ini...Mari kita mulai memikirkan bangsa ini...Yah..tepatnya mau dibawa kemana generasi ini? Atau ia akan tetap merajalela, melangkah tanpa tau tujuan, atau habis digerus zaman dengan segala tingkah pola kemunafikan...tidakkkk..saya tak rela. Kita pun semua tak rela tentu. Betapa banyak hari ini, generasi muda usia sekolah yang tak lagi mengerti arti sopan santun, betapa banyak masuk ke dalam pergaulan bebas, betapa banyak? Tentunya sangat banyak sekali..Silahkan kita jawab sendiri..ya..






Sekarang saatnya menatap ke depan, banyak ajang yang positif untuk meraih jati diri yang lebih baik insyaallah, bergabung dalam rangkaian kegiatan-kegiatan positif dan bertemu dengan teman-teman yang banyak inovasi tentunya..Nah disinilah tempatnya..kita sudah mencoba, dan tentunya akan selalu mencoba menjadi lebih lebih baik. Mencetak generasi yang berprinsip insyaallah..


The Next Trip's..Pesta 2014 (Pesantren akhir Tahun) Yayasan Bina Insani Full OutBound 14 Desember 2014 di Pilubang Resort...Alhamdulillah dihadiri oleh pelajar SMU sederajat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota..Dokumentasi dikumpulkan dari Panitia Penyelenggara..Keep Fight..Meluncurrrr..








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

"Aia Tajun Lubuak Batu Bulan"

"Kegundahan itu menghimpit, terhimpit, bahkan ia tak mampu berlari kencang lagi, menepi, menyudut lalu berurai air mata. Setiap diseka, ia kembali berurai dengan segala asa kehabisan kata-kata yang tak bertuan, kemudian hilang, sendu terbawa semilir angin pencerahan"
Ekspedisi dimulai, bisa lah sebagai bekal semangat yang baru atau memang sedang ingin menyegarkan diri, kembali berbagi nostalgia dengan alam-alam yang tak sabar lagi untuk dijamah, yah..ingin kembali menikmati alam Mu tuhan dengan segala keelok-kan nya.


Meluncurrrr, "Aia Tajun Lubuak Batu Bulan". Tak gampang memang untuk menaklukkan mu, sekokoh batu-batu besar yang mengelilingi mu, seperti itu juga tak gampang engkau untuk diraih. Ah..sudahlah terlalu puitis saya:)..mmm. Langsung saja, Perjalanan di mulai menuju Mungka melewati Simpang Kapuak, kalau saya hafal jalannya, dari arah Lampasi setelah jembatan Lampasi kita belok kanan, setelah sampai di mungka, masuk terus menuju Simpang Kapuak. Perjalanan kali ini, insyaallah akan ditempuh selama kira-kira satu jam dengan motor dan tiga puluh menit lagi berjalan kaki.

Bekal kemampuan mengendarai motor bisa dipraktekkan disana, tak apalah selagi masih ada kesempatan. Tak terbayang sebelumnya, kalau jalan yang akan ditempuh sangat berbahaya, syukurlah semingu sudah hujan tak turun, sehingga aspal coklat tak perlu hidup pula untuk menghiasai jalan yang memang kurang layak untuk ditempuh. Awalnya biasa, lobang-lobang di jalanan tanah bisa terlewati dengan aman, persis setelah habis jalan tanah, persimpang dua, kita belok kiri, ada jalan baru dengan sedikit semen, lebar kira-kira 1 meter, yah maksimal 1,5 meter an. Tak terlalu yakin memang, benarkah ini jalannya? soalnya teman-teman yang lain sudah maju duluan. Ternyata benar, motor matic jadi korban, mmm dipaksa untuk menanjak tinggi, jalan berbatu, derjat ketinggian yang lumayan curam, tebing di sebelah kirinya dan jurang sebelah kanan. Cukup menantang nyali, sampai salah satu diantara kami, motornya merosot kebawah karena rem kiri alias rem roda belakang tak lagi mampu menahan beban, syukurlah ada penduduk yang lewat dengan seketika memegang rem kanan roda depan, Alhamdulillah berhasil melewatinya.


Tak cukup sampai disana, ada beberapa yang tak bisa motornya naik, karet rem sudah berbau, jalan kaki menanjak siap jadi pilihan.Mmm, lega rasanya, tapi belum usai kawan, masih banyak tantangan berikutnya. Siap, menguji nyali dengan jalan tanah liat yang agak kering, syukur lagi-lagi hujan belum turun, sehingga aspal tanah tak perlu hidup. 

Landai nama daerahnya, lanjut menuju kubang balambak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jujur kawan, sebelumnya saya tak pernah membayangkan ada perkampungan di atas bukit ini, tapi inilah nyatanya. Luar biasa, saya jadi banyak bersyukur. Salut sekali dengan penduduk disini, dengan segala perjuangan dan semangatnya. Ah..banyak yang terlintas di kepala ini, perjuangan, pendidikan, semangat, kesungguhan..


Cukup sampai di sini? O, belum kawan, masih ada dimensi lain lagi, keindahan yang akan kita temukan. setelah parkir motor di Kubang Balambak, lanjut track jalan kaki 30 menit. Dannnn, akhirnya berjumpa dengan kebun "Gambia" untuk sejanjutnya bersua juga dengan "Aia Tajun Lubuak Batu Bulan"...Luar Biasa, sekilas biasa, tapi setelah dihayati jadi semakin mengerti bahwa semua tak ada yang sia-sia.

Next, Makan siang, sholat Dzuhur dan menikmati keelok-kan nya, sekalipun masih banyak sampah disana. Kembali pulang dengan jalur yang berbeda, Kubang Balambak, Jorong Aia Putiah Kec. Harau, lanjut menuju Kelok Sembilan yang sekarang jadi icon wisata jalan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Tancap gas, Alhamdulillah sampai kembali di rumah masing-masing.
"Inilah kawan, inilah saudara, ia tak menuntut lebih dari mu, hanya meminta mu menjadi seorang yang banyak memberi arti pada siapa pun, yang ada ketika engkau butuh, yang setia berbagi cinta kala asa tak bertepi, yang setia mendengarkan curhat-curhat mu dikala engkau sedang butuh semangat, yang tak pernah menyakiti mu walaupun sedang di belakang mu. Yah..inilah saudara ia tempat berbagi dalam suka ataupun duka. Next trip's..? Kita tunggu tanggal mainnya, sembari bersiap menyusun langkah untuk menguatkan cinta selalu pada Rabb penguasa segala cita dan harapan"








































  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS