Powered by Blogger.
RSS

Istiqomah dalam Keluarga


Pagi menjelang subuh udara masih sangat bersahabat, tak terlalu dingin hanya ada hawa kebahagiaan. Ku tengok keluar pintu dari ketinggian seolah alam ikut bertasbih menyambut waktu pertukaran malam dan siang. Beberapa saat lagi azan subuh akan berkumandang dari mesjid yang tak jauh hanya kira-kira seratus meter dari posisi ku sekarang. Jamaah mesjid yang sangat ramai sekali, anak-anak pun banyak juga untuk kegiatan mingguan didikan subuh. Lega rasanya subuh telah ditunaikan, sejumlah dzikir pagi bergema dalam hati-hati jamaah. Kali ini dilanjutkan dengan kumpulan anak-anak yang sudah duduk dengan rapinya menanti ilmu dari gurunya.

Sedikit gambaran di atas, membawa diri ini jauh ke masa kanak-kanak dulu, berlari-lari mengejar teman untuk berlomba pergi mengaji agar bisa ngaji duluan bagi yang duluan datang. Dan kini, saat sudah dewasa pun aku masih bisa merasakan bagaimana indahnya dulu dimasa kanak-kanak dan alhamdulillah masih saja ku rasa bahagia bisa berkumpul dengan keluarga agar bisa berbagi bahagia bersama.

Belajar dari banyak pengalaman mengajarkan kita akan banyak hal..banyak sekali..tak terhitung jumlahnya..Salah dalam berbuat juga bisa kita jadikan sebagai pembelajaran untuk memperbaiki diri di masa yang akan datang. Berkarya lah selalu, jangat takut maju jika kita pernah melakukan kesalahan..

"Berbicara dengan banyak realita, banyak mengajarkan kita akan banyak hal, banyak pendewasaan, banyak hikmah, banyak pendewasaan"..itulah sebuah keluarga mengajarkan banyak keistiqomahan..^^

gambar: http://dinikopi.blogspot.com/2011_02_01_archive.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Mariana Ade Cahaya said...

hidup ini adalah pembelajaran. salah itu wajar,yg penting mw belajar untuk memprbaikinya. Good artikel mbak :)

nia assyifa said...

Sip..right:)"We live is learning"

thanks my sis..mariana^^